Kebab Endul Perkuat Pertumbuhan Usaha dengan Strategi Zero Waste dan Pendampingan LinkUMKM BRI

Kebab Endul Perkuat Pertumbuhan Usaha dengan Strategi Zero Waste dan Pendampingan LinkUMKM BRI

Usaha kuliner Kebab Endul membuktikan bahwa inovasi berkelanjutan dan pemanfaatan ekosistem digital mampu menjadi fondasi pertumbuhan UMKM.-Foto: IST-

BEKASI, SUMATERAEKSPRES.ID – Usaha kuliner Kebab Endul membuktikan bahwa inovasi berkelanjutan dan pemanfaatan ekosistem digital mampu menjadi fondasi pertumbuhan UMKM.

Berbasis di Kota Bekasi, Jawa Barat, Kebab Endul berdiri sejak 2020 dan mengembangkan lini produk frozen food dengan fokus pada kepraktisan, nilai gizi, serta pemanfaatan bahan lokal.

Produk yang ditawarkan meliputi kebab mini, kebab daging, hingga kebab bandeng tanpa duri berbahan dasar ikan lokal yang kaya protein. Varian rasa yang dikembangkan antara lain keju, ayam, dan rendang.

Selain itu, Kebab Endul juga memperluas portofolio produknya dengan tahu bakso beragam topping untuk memenuhi kebutuhan pasar keluarga, termasuk segmen anak-anak.

BACA JUGA:PT PAMA Buka Loker Terbaru Januari 2026, Ini Formasi dan Persyaratannya

BACA JUGA:Pinjam Saldo DANA Tanpa KTP, Ini Opsi yang Realistis per 18 Januari 2026

Dari sisi distribusi, Kebab Endul menerapkan model penjualan hybrid.

Produk dipasarkan melalui outlet siap saji EnduLicious Kebab, keikutsertaan dalam pameran, suplai ke sektor HORECA, kerja sama dengan toko frozen food dan mitra, serta kanal digital seperti marketplace, jaringan reseller, dan media sosial.

Pemilik Kebab Endul, Aisyah Ratna Wulandari, menjelaskan bahwa usaha tersebut berawal dari kebutuhan personal di masa pandemi.

Keterbatasan waktu dan mobilitas mendorongnya mencari solusi camilan dan bekal praktis yang tetap sehat untuk keluarga.

BACA JUGA:Loker PT PAMA Buka Januari 2026, Tersedia Jalur Berpengalaman dan Fresh Graduate

BACA JUGA:NMAX atau PCX: Pilih Mana? Perbandingan Lengkap Biar Gak Bingung

Ia memulai produksi kebab frozen dari dapur rumah pada 2020. Seiring meningkatnya permintaan, skala usaha berkembang dari produksi rumahan menjadi bisnis dengan jaringan reseller dan mitra di berbagai kota, sekaligus melahirkan brand EnduLicious Kebab untuk segmen siap saji.

Dalam perjalanan pengembangannya, Kebab Endul mengadopsi konsep Zero Waste Product sebagai strategi efisiensi dan diferensiasi.

Sumber: