Bank Indonesia Beri Beasiswa 2026, Ini Daftar Jurusan Prioritas Mendapatkannya
Beasiswa Bank Indonesia 2026 Fokuskan Program Studi Strategis Penopang Ekonomi Nasional, Simak Daftar Jurusan Prioritasnya-Foto: IST-
OKINEWS - Bank Indonesia rutin membuka program beasiswa, begitu juga tahun 2026, biasanya beasiswa ini memiliki sasaran mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan dan jurusan mulai dari Diploma 3 (D3), Diploma 4 (D4), hingga Strata 1 (S1), serta pada kondisi tertentu mencakup jenjang lanjutan.
Program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang selaras dengan kebutuhan strategis di sektor ekonomi, keuangan, dan pembangunan nasional.
Dalam skema beasiswa tersebut, Bank Indonesia biasanya memprioritaskan sejumlah bidang studi yang dinilai memiliki kontribusi langsung terhadap penguatan stabilitas ekonomi dan sistem keuangan.
Kelompok utama mencakup rumpun ekonomi dan bisnis, seperti Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi, hingga Perbankan dan Keuangan Syariah, termasuk Ekonomi Syariah yang terus berkembang di Indonesia.
BACA JUGA:10 Jurusan Kuliah yang Lulusannya Banyak Bekerja di PT Pertamina
Selain itu, BI juga memberi perhatian besar pada bidang ilmu eksakta dan teknologi.
Program studi Matematika, Statistika, Teknologi Informasi, Sistem Informasi, serta Ilmu Komputer menjadi bagian dari prioritas karena perannya dalam pengolahan data, penguatan sistem digital, dan inovasi sektor keuangan.
Di sektor ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan, Bank Indonesia memasukkan bidang Pertanian, Peternakan, Agribisnis, Agroteknologi, serta Ilmu dan Teknologi Pangan sebagai program studi yang berhak mengikuti seleksi beasiswa.
Langkah ini sejalan dengan agenda nasional dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
BACA JUGA:Tabel KUR Mandiri Januari 2026: Bunga 6 Persen, Plafon Hingga Rp500 Juta untuk UMKM Produktif
Tak hanya itu, sejumlah disiplin ilmu sosial dan hukum juga masuk dalam daftar prioritas tambahan.
Di antaranya Ilmu Hukum, Hukum Ekonomi Syariah, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sosial dan Politik, Komunikasi, hingga Psikologi, Sosiologi, dan Kesejahteraan Sosial.
Sumber: